Kenali dan Bedakan Radang Tenggorokan Karena COVID-19 VS Flu Biasa

penyakit tiroid

Tidak terasa sudah 1 tahun lebih pandemi COVID-19 masuk ke Indonesia. Bahkan hingga kini, gejala COVID-19 sudah semakin beragam dan semakin sulit untuk dikenali. Meskipun begitu, kita harus tetap waspada terhadap gejala awal COVID-19 sekecil apapun. Salah satunya adalah radang tenggorokan. Rasa nyeri yang menyerang tenggorokan ini memang erat kaitannya dengan gejala penyakit yang berhubungan dengan sistem pernapasan. Namun sebenarnya apa perbedaan radang tenggorokan biasa akibat flu dengan radang tenggorokan sebagai gejala awal COVID-19? Berikut ini uraiannya.

A. Radang Tenggorokan Sebagai Gejala Flu

Kebanyakan penyebab flu adalah virus bernama rhinovirus. Dalam kasus flu biasa, proses penularan dari mulai terpapar hingga mengalami gejala flu adalah 1 hingga 3 hari. Dari mulai gejala hingga benar-benar terkena flu, virus ini menyerang sistem pernapasan bagian atas, yaitu hidung dan tenggorokan. Meskipun seringkali kepala Anda juga akan ikut mengalami pusing. Gejala dari flu biasanya meliputi kepala pusing, bersin-bersin, hidung tersumbat dan terus berair, batuk ringan, sakit tenggorokan, dan terkadang disertai dengan demam yang tidak terlalu tinggi.  

B. Radang Tenggorokan Sebagai Gejala COVID-19

Kemudian untuk gejala awal COVID-19, rasa sakit yang dirasakan biasanya akan jauh lebih kompleks. Radang tenggorokan menjadi sebagian kecil saja rasa sakit yang akan diderita pada awal terkena virus corona. Virus ini menyerang sistem pernapasan bawah, yaitu dada yang meliputi paru-paru dan diafragma. Gejala dari COVID-19 sendiri meliputi, hilangnya indra perasa dan penciuman, demam tinggi selama beberapa hari, dan batuk kering hingga menimbulkan sesak napas. Gejala berikutnya dapat menyerang sistem pencernaan juga seperti mual, muntah, hingga diare. Dari sini sudah terlihat bukan bahwa radang tenggorokan bukanlah gejala satu-satunya yang akan dirasakan penderita COVID-19.

sistem imun 

Radang Tenggorokan Flu

Radang Tenggorokan COVID-19

Dirasakan begitu nyata disertai bersin dan hidung berair Relatif tidak terlalu dirasakan karena batuk dan sesak napas lebih dominan
Menyerang sistem pernapasan atas Menyerang sistem pernapasan bawah
Akan sembuh dalam 4 hingga 9 hari Akan sembuh dalam beberapa minggu
Sangat umum menyerang orang yang akan flu Hanya 5-14% orang yang positif COVID-19 merasakan gejala ini

 

C. Solusi Bagi Keduanya

Radang tenggorokan adalah salah satu masalah di saluran pernapasan yang akan membuat beberapa bagian sekitar mulut dan pangkal lidah Anda merasakan sakit. Gejala peradangan sendiri mulai dari nyeri, gatal, dan serak di sekitar tenggorokan, amandel yang membengkak sehingga mengalami kesulitan untuk menelan, terdapat nanah di pangkal lidah dan/atau dekat amandel, hingga terjadi pembengkakan kelenjar getah bening.

Solusi ketika mengalami radang tenggorokan juga berbeda tergantung pada penyakit asalnya. Apabila Anda hanya mengalami flu biasa, peradangan ini dapat disembuhkan dengan cara yang alami. Beberapa diantaranya adalah memperbanyak minum air putih hangat atau seduhan bahan herbal, istirahat yang cukup, berkumur dengan larutan garam, dan sebagainya. Namun jika cara tersebut belum efektif, Anda dapat mengatasinya dengan obat penghilang rasa nyeri. Obat tersebut biasanya akan mengandung bahan-bahan seperti paracetamol, ibuprofen, chlorpheniramine, dan pseudoephedrine. Sifat obat-obatan ini adalah untuk menyembuhkan flu Anda. Jadi ketika flu telah sembuh, masalah tenggorokan juga akan membaik.

minum air putih
Sumber : Foto oleh Arnie Watkins dari Pexels

Sedangkan untuk radang tenggorokan bagi penderita COVID-19 biasanya tidak akan ada obat atau perlakuan khusus untuk menyembuhkannya. Sehingga dibanding untuk menyembuhkan sakit tenggorokan tersebut, penderita COVID-19 akan lebih fokus pada penyembuhan keseluruhan tubuh. Karena pada dasarnya penyakit COVID-19 sendiri belum ditemukan obatnya. Sikap terbaik yang bisa dilakukan adalah isolasi mandiri, baik di rumah (dengan prosedur yang tepat) maupun di rumah sakit.

Itu tadi adalah beberapa informasi seputar perbedaan radang tenggorokan akibat flu biasa dan akibat COVID-19 beserta solusi yang bisa dilakukan ketika ada dalam kondisi tersebut. Apabila Anda mengalami beberapa kondisi dan gejala di atas selama beberapa hari dan menyebabkan nafsu makan menurun, ada baiknya Anda melakukan konsultasi dengan dokter segera. Begitu pentingnya asupan gizi dalam proses penyembuhan, Anda tidak boleh sampai melewatkan makan. Bahkan jika perlu tingkatkan daya tahan tubuh Anda sejak sekarang agar penyakit tidak menyerang. Salah satu suplemen herbal yang baik dikonsumsi dalam jangka panjang adalah Morice Care milik Autoimun Care Indonesia. Telusuri dan dapatkan produk Morice-Care di sini.

Leave a comment