9 Cara Mencegah Luka Lebih Mudah Daripada Perawatan Luka Diabetes

perawatan luka diabetes

9 Cara Mencegah Luka Ini Lebih Mudah Daripada Perawatan Luka Diabetes. -Tercatat ada sekitar 15% dari total penderita diabetes mengalami masalah luka, dan tentu perlu tahu cara mencegah luka diabetes tersebut.  Kadar gula dalam darah pada pasien diabetes menurunkan kemampuan membekukan darah. 

Kondisi ini membuat luka yang muncul tidak mudah kering dan tidak mudah menutup. Alhasil akan terus terbuka dan mudah terinfeksi bakteri, sehingga semakin melebar.  Naasnya ada sekitar 14% pasien diabetes dengan luka berakhir dengan tindakan amputasi. 

Baca Juga: Waspada! Berikut 8 Penyebab Penyakit Gula

Mengenal Penyebab Luka Pada Penderita Diabetes

Mayoritas luka diabetes ini ternyata terjadi di kaki, dan memang perlu diwaspadai karena terancam amputasi. Luka di bagian kaki ini disebabkan oleh banyak faktor.  Namun menurut data valid nyaris 50% diantaranya karena disebabkan faktor mekanik.  

Faktor mekanik yang dimaksudkan disini adalah karena gesekan sepatu, kuku, atau mungkin terjatuh. Sedangkan sisanya mengalami luka karena faktor spontan. Fakta ini membuktikan luka pada diabetes bisa dicegah.  Luka pada penderita diabetes diketahui sulit untuk kering dan menyebabkan pembusukan. Ketika luka terbuka maka akan mengalami infeksi dari bakteri.  Sehingga semakin melebar dan memperparah luka tersebut.  

Luka yang semakin melebar berpotensi menyebabkan infeksi ke bagian tubuh lainnya. Sehingga penderitaan pasien diabetes semakin parah.  Maka dilakukan perawatan luka diabetes terakhir dengan amputasi untuk menghentikan proses pembusukan tersebut.  

Kiat Atau Cara Mencegah Luka Diabetes

Kesulitan untuk mengobati luka bagi penderita diabetes mencetuskan ide untuk mencari cara mencegah luka diabetes tersebut.  Pencegahan memang sangat dianjurkan dan sebenarnya sangat mungkin untuk menekan resiko memiliki luka.  Asalkan melakukan perawatan luka diabetes yang tepat maka resiko mengalami macam-macam luka diabetes bisa dihindari.

Berikut adalah tips untuk menghindarinya: 

1. Rutin Memeriksa Kaki

Melakukan pemeriksaan mandiri pada kaki bisa mengetahui ada tidaknya luka yang terbentuk. Jenis luka pada diabetes ini cukup kompleks mulai dari lecet, pendarahan, sampai sekedar luka kecil.  Ada kalanya penderita diabetes tidak sadar jika kakinya mengalami luka, misal karena lecet yang kecil.  Sehingga setelah luka melebar karena tubuh tidak mampu segera menutup luka tersebut baru diketahui. 

Tentunya akan mulai bertanya mengenai berapa lama luka yang dialami penderita diabetes tersebut bertahan.  Kemudian menjadi kering dan bekasnya perlahan memudar. Sayangnya kecil kemungkinan bisa langsung kering.  Ada baiknya rutin memeriksa kaki, biasakan setiap pagi. Sebab semakin dini diketahui semakin cepat mendapatkan penanganan.  Luka pun bisa cepat kering dengan bantuan obat luka khusus diabetes dari dokter.  

2. Selalu Memakai Alas Kaki

Sebelum mengetahui berbagai cara mencegah luka diabetes dijamin akan mengikuti kebiasaan orang sekitar perihal alas kaki. Sangat sedikit orang yang membiasakan diri memakai alas kaki.  Sebab tujuan utamanya adalah untuk melancarkan peredaran darah. Sehingga baik di dalam rumah maupun ketika berjalan di atas rumput, sengaja melepas alas kaki. 

Bagi siapa saja yang oleh dokter sudah divonis menderitas diabetes maka kaki sebaiknya terus menempel dengan alas kaki.  Tidak peduli entah sekedar sandal jepit sampai sepatu bertumit rendah.  Sebab dengan menggunakan alas kaki inilah penderita diabetes bisa menekan kemungkinan kakinya mengalami luka.  Jadi, mulai dari sekarang biasakan untuk selalu memakai alas kaki kesayangan. 

3. Bijak Memilih Alas Kaki

Memakai alas kaki memberi solusi untuk menghindari luka di kaki penderita diabetes. Namun usahakan memilih dengan bijak, yakni menghindari alas kaki yang berpotensi melukai.  Pertimbangkan untuk memakai alas kaki dengan model simpel dan terbuat dari bahan yang nyaman di kaki.  Hindari sepatu bertumit tinggi dan selalu pastikan ukuran sepatu sesuai ukuran kaki agar tidak menyebabkan lecet. 

4. Selalu Memakai Kaos Kaki

Memakai kaos kaki juga menjadi bagian dari cara mencegah luka diabetes yang sebaiknya diterapkan.  Pasalnya kaos kaki ini bisa menjaga kulit kaki selalu dalam kondisi lembab sehingga menekan kemugkinan mengalami lecet.  Selain itu dengan membungkus kaki memakai kaos kaki maka akan memberi rasa nyaman. Kaos kaki lumayan empuk sehingga bisa meredam benturan.  Selain itu melindungi kaki dari gesekan sepatu sehingga perlu rutin memakainya. 

5. Hindari Kompres Saat Kaki Bengkak

Ada kalanya kaki penderita diabetes tanpa sengaja terbentur, misal karena terpeleset namun tidak sampai keluar darah.  Tentunya bisa menimbulkan bengkak pada area yang terbentur tadi.  Bengkak ini oleh sebagian besar penderita diabetes dicoba diatasi dengan dikompres air es atau air panas. Sayangnya teknik ini yang memang berhasil pada orang sehat atau non diabetes.  

Ternyata tidak akan berdampak positif jika dilakukan pada kaki penderita diabetes yang membengkak. Sebab kompres es dan air panas bisa menyebabkan infeksi dan cedera kulit.  Dianjurkan ketika penderita diabetes mengalami bengkak baik usai jatuh atau tiba-tiba muncul. Segera bertemu dokter penyakit dalam sehingga memberi perawatan luka diabetes dan pengobatan yang sesuai. 

6. Menjaga Kebersihan Kaki

Rajin membersihkan kaki juga menjadi cara mencegah luka diabetes yang perlu diterapkan.  Sebab mencuci kaki memakai sabun setidaknya setiap mandi dan ditambah cuci kaki saja sebanyak dua kali sehari.  Efektif membersihkan sel kulit mati yang sering menjadi tempat kuman dan bakteri berkumpul.  Dikhawatirkan saat terjadi luka akan cepat membusuk karena kaki tidak pernah atau malas dibersihkan.  

Mencuci kaki secara rutin selain membuat kaki bersih dan enak dipandang. Juga memberi rasa nyaman, ditambah efektif menghindari kemungkinan kaki mengalami luka.  Selain mencuci kaki, kebersihan kaki penderita diabetes juga terjamin jika rutin memotong kuku. Pertumbuhan kuku yang cepat tentu perlu disiplin dipotong agar tidak menjadi sarang kuman.  Saat memotong kuku usahakan teliti dan hati-hati sehingga tidak menyebabkan luka. Pasalnya gunting atau alat pemotong kuku cukup tajam dan bisa menyayat kulit kaki penderita diabetes. 

7. Hindari Duduk Menyilangkan Kaki, 

Varises juga menjadi ancaman besar bagi penderita diabetes, karena bisa menyebabkan pembuluh darah pecah.  Sedangkan ketika kadar gula dalam darah meroket maka luka ini tidak akan mudah sembuh.  Jadi usahakan menekan resiko menderita varises, mulai dari minimalkan kebiasaan menekuk kaki.  Bagi para wanita juga perlu menghindari duduk menyilangkan kaki karena berpotensi menyebabkan varises. 

8. Cermat Memilih Olahraga

Meski menderita diabetes tentu baiknya tetap rajin berolahraga untuk meningkatkan daya tahan tubuh.  Sekaligus memperbaiki metabolisme sehingga bisa mengontrol kadar gula dalam darah.  Namun berhubung diabetes tidak tolerir terhadap luka maka cara mencegah luka diabetes ini adalah dengan bijak memilih olahraga. Utamakan olahraga yang resikonya kecil. 

9. Jika Ada Luka Segera Temui Dokter, 

Munculnya luka memang hal lumrah, bahkan orang sehat sejak kecil pun tidak selalu sukses menghindarinya.  Manakala penderita diabetes mengalami luka dianjurkan untuk segera menemui dokter.  Meskipun hanya luka kecil, supaya bisa segera ditangani dan memperkecil resiko amputasi.  Luka menjadi momok menakutkan bagi penderita diabetes, maka perlu dicegah dengan maksimal. Kiat-kiat di atas menjadi cara mencegah luka diabetes yang baiknya dicoba. 

 

PT. Autoimun Care Indonesia memberikan fasilitas konsultasi gratis untuk Anda yang memiliki keluhan Penyakit gula dan masalah mengenai obat herbal diabetes

Yuk cek kondisi kalian ke Konsultan Kesehatan kami!

Gratis Konsultasi Seumur Hidup!
WA 0822 1122 6676
Klik tombol dibawah ini untuk memulai Chat!

Related Posts

Leave a comment