Apakah Anda Sudah Pernah Mendengar Tentang Penyebab Pembengkakan Hati.

penyebab pembengkakan hati

Apakah Anda Sudah Pernah Mendengar Tentang Penyebab Pembengkakan Hati? | Anda mungkin sudah pernah mendengar tentang pembengkakan hati. Banyak yang salah kaprah dan menganggap bahwa ini merupakan sebuah penyakit. Padahal, pembengkakan hati atau hepatomegali merupakan gejala yang bisa menandakan seseorang mengalami kondisi medis tertentu. Misalnya seperti penyakit liver, gagal jantung, bahkan kanker.

Baca juga : Penyakit Sirosis Hati Merupakan Kelainan Pada Hati Yang Berbahaya

Karena itu, ketahui apa saja yang menjadi penyebab pembengkakan hati, gejalanya, dan langkah apa yang harus dilakukan bila anda mengalami kondisi ini.

Penyebab Pembengkakan Hati

Pembengkakan atau pembesaran hati bisa terjadi akibat adanya riwayat penyakit lain yang sebelumnya memang sudah diderita, atau gangguan penyakit yang terjadi secara akut atau tiba-tiba.

Beberapa kondisi yang paling umum yang jadi penyebab pembengkakan hati antara lain:

1. Pertumbuhan Jaringan Berlebih

Pertumbuhan jaringan hati berlebih, biasanya menandakan dua hal, yaitu adanya kista atau tumor. Tumor hati bisa berasal dari organ ini secara langsung, bisa juga berasal dari organ lain namun menyebar hingga ke hati.

2. Gangguan Aliran Darah

Saat aliran darah terganggu, maka darah bisa terus menumpuk hingga hati membengkak. Terganggunya aliran darah yang keluar dan masuk ke hati bisa disebabkan oleh beberapa kondisi di bawah ini.

  • Gagal jantung kongestif. Kondisi ini menyebabkan jantung tidak bisa memompa darah dengan baik dari maupun ke seluruh tubuh.
  • Hepatic vein thrombosis. Sebagai perumpamaan, kondisi ini seperti varises, tetapi terjadi di hati. Hal ini terjadi karena ada penyumbatan di pembuluh darah hati.
  • Veno-occlusive disease. Kondisi ini muncul saat pembuluh darah kecil di hati tersumbat.
3. Radang Hati atau Perlemakan Hati

Terjadinya radang hati dan perlemakan hati sendiri bisa disebabkan oleh berbagai macam kondisi, seperti:

  • Obesitas
  • Infeksi yang menyerang hati, seperti hepatitis B atau hepatitis C
  • Akibat efek samping obat-obatan
  • Konsumsi alkohol berlebih
  • Keracunan
  • Penyakit autoimun

Memiliki riwayat terkena sindrom metabolik (memiliki semua faktor risiko penyakit jantung, seperti tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, dan kolesterol tinggi)

Kelainan genetik yang menyebabkan terjadinya penumpukan lemak, protein, atau zat lain di tubuh

Gejala Pembengkakan Hati

Sebagian orang yang mengalami pembengkakan hati tidak merasakan gejala apapun. Namun saat muncul, gejala pembengkakan hati biasanya terjadi sesuai dengan penyakit yang menyebabkannya.

Secara umum, berikut ini adalah beberapa kondisi yang merupakan gejala pembengkakan hati:

  • Berat badan turun tanpa sebab yang jelas
  • Kulit dan bagian putih mata terlihat kuning (jaundice)
  • Otot-otot terasa sakit
  • Badan terasa lelah terus-menerus
  • Gatal-gatal
  • Perut terlihat membesar
  • Mual dan muntah
  • Mudah memar
  • Sakit perut
  • Terasa ada benjolan di perut
  • Tidak nafsu makan
  • Kaki terlihat bengkak

Gejala di atas bisa juga menandakan penyakit lainnya. Sehingga, untuk memastikan bahwa kondisi tersebut adalah benar gejala pembengkakan hati, perlu memeriksakan dirinya ke dokter.

Disarankan untuk segera menghubungi dokter apabila mengalami kondisi-kondisi di bawah ini:

  • Sesak napas
  • Sakit perut yang parah
  • Demam dan jaundice
  • Feses berwarna hitam dan berdarah
  • Muntah berwarna hitam seperti kopi bubuk dan berdarah
Perawatan dan Pencegahan Pembengkakan Hati

Perawatan untuk mengatasi pembengkakan hati bisa berbeda-berda, tergantung dari penyebabnya. Apabila kondisi ini disebabkan oleh gagal hati atau infeksi hepatitis, misalnya, maka pemberian obat menjadi langkah perawatan yang paling tepat.

Bila kondisi disebabkan oleh kanker hati, perawatan seperti kemoterapi, operasi, maupun terapi radiasi mungkin dilakukan. Prosedur transplantasi juga dapat dilakukan jika penyebab pembengkakan hati karena kerusakan hati.

Lalu, bagaimana dengan pencegahannya? Sebenarnya, mencegah penyebab pembengkakan hati bukanlah hal yang rumit. Berikut ini langkah-langkah yang perlu diikuti:

  • Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seperti sayur, buah, dan biji-bijian
  • Berhenti merokok
  • Membatasi konsumsi alkohol
  • Membatasi kontak dengan bahan kimia.
  • Mengonsumsi obat, vitamin, maupun suplemen sesuai dosis yang direkomendasikan
  • Menjaga berat badan sehat dengan membatasi konsumsi makanan manis dan berlemak

Apabila Anda merasa memiliki gejala pembengkakan hati, jangan tunda untuk memeriksakan diri ke dokter. Sebab semakin lama ditunda, maka kerusakan yang akan semakin parah, bahkan bisa menimbulkan kerusakan permanen.

Selalu jalani pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi dan berolahraga secara teratur, sehingga anda dapat terhindar dari pembengkakan hati, dan penyakit lain yang membahayakan kesehatan.

PT. Autoimun Care Indonesia memberikan fasilitas konsultasi gratis untuk Anda yang memiliki keluhan Penyakit Liver dan masalah mengenai obat herbal liver

Yuk cek kondisi kalian ke Konsultan Kesehatan kami!

Gratis Konsultasi Seumur Hidup!
WA 0822 1122 6676
Klik tombol dibawah ini untuk memulai Chat!

Related Posts

Leave a comment