7 Hal Sederhana yang Menjadi Penyebab Gula Darah Tinggi

penyebab gula darah tinggi

Umumnya orang mengira penyebab gula darah tinggi dan menjadi diabetes adalah karena pola makan yang selalu kelebihan gula. Terlalu sering mengkonsumsi makanan manis memang akan membuat asupan gula terlalu berlebihan. Salah satu efeknya gula darah naik dan memperbesar resiko menderita diabetes. 

Baca juga: Cara Mengatasi Gula Darah Tinggi dengan 8 Tanaman Penurun Diabetes

Namun, konsumsi makanan manis ternyata bukan menjadi satu-satunya penyebab gula darah bisa naik. Terdapat penyebab lain dan beberapa diantaranya merupakan kebiasaan sederhana yang lumrah dilakukan oleh nyaris semua orang. Apa saja penyebab tersebut? Simak penjelasannya di bawah ini. 

Hal Sederhana yang Menyebabkan Lonjakan Gula Darah 

Berikut adalah sejumlah hal atau kebiasaan sederhana yang ternyata bisa menyebabkan kenaikan kadar gula dalam darah: 

  • Dehidrasi atau Kurang Minum 

Anda sering malas minum, sehingga dalam sehari tidak sampai 2 liter air masuk ke dalam tubuh? Mungkin untuk jangka pendek tidak akan berdampak terlalu signifikan pada kesehatan. Namun secara perlahan kebiasaan ini bisa memicu berbagai gangguan kesehatan, salah satunya diabetes. 

Sebab berdasarkan sebuah penelitian, orang yang terlalu sering kurang minum memiliki resiko lebih tinggi menderita diabetes tipe 2. Hal ini terjadi karena ketika kurang minum dan terjadi dehidrasi maka kadar gula darah dapat naik. Penyebabnya adalah darah yang menjadi lebih kental karena konsentrasi gula dalam darah meningkat. 

Sebaliknya, saat gula dalam darah naik nantinya bisa memicu dehidrasi. Sebab tubuh akan mengeluarkan cairan melalui urin lebih banyak dari biasanya agar konsentrasi cairan dalam tubuh tetap seimbang. Inilah alasan pasien diabetes sering merasa haus dan sering buang air kecil. 

  • Mengkonsumsi Pemanis Buatan 

Banyak orang menganggap bahwa pemanis buatan lebih aman dibandingkan dengan pemanis reguler seperti gula pasir. Namun, benarkah demikian? Rupanya anggapan tersebut keliru, sebab kedua jenis pemanis baik yang alami maupun buatan sama-sama bisa memicu diabetes. 

Praktis, baik gula buatan maupun yang alami sama-sama bisa meningkatkan kadar gula di dalam darah apabila dikonsumsi secara berlebihan. Penting sekali untuk mengatur asupan gula buatan yang rendah kalori. Sehingga tidak berlebihan dan kadar gula dalam darah bisa stabil atau bisa dikontrol. 

  • Kurang Tidur 

Anda memiliki kebiasaan begadang? Sebaiknya mulai dihilangkan, sebab begadang akan membuat jam tidur berkurang. Kurang tidur menjadi kebiasaan yang bisa menurunkan kualitas kesehatan. Kebiasaan ini juga bisa meningkatkan resiko mengalami diabetes, sebab bisa menyebabkan kenaikan gula darah. 

Hal ini sejalan dengan jurnal kesehatan yang diterbitkan oleh The Journal Diabetes Care. Dijelaskan bahwa pasien diabetes yang tidurnya di bawah 4 jam dalam sehari mengalami penurunan sensitivitas insulin antara 14-21%. Supaya terhindar dari diabetes dan lonjakan gula darah, silahkan memperbaiki pola tidur agar kebutuhan tubuh dalam beristirahat bisa terpenuhi dengan baik. 

  • Konsumsi Obat-Obatan Tertentu 

Beberapa jenis obat mengandung zat atau senyawa yang bisa menyebabkan kenaikan gula darah. MIsalnya saja obat antidepresan untuk mengatasi depresi, obat steroid yang umum dikonsumsi pasien asma, bahkan juga pil KB. Sehingga perlu dikonsultasikan dengan dokter mengenai obat yang perlu dikonsumsi saat mengalami masalah kesehatan. 

Hal ini semakin wajib dilakukan oleh pasien diabetes, karena tentu perlu lebih teliti dalam memilih obat yang akan dikonsumsi. Termasuk pil KB, dan biasanya dokter akan merekomendasikan dua jenis pil KB. Misalnya mengkombinasikan obat norgestimate dengan estrogen sintetis

  • Melewatkan Sarapan 

Sarapan bisa membantu menstabilkan kadar gula dalam darah selama seharian penuh. Artinya ketika Anda melewatkan sarapan akan meningkatkan kadar gula dalam darah. Terjadi demikian karena melewatkan sarapan bisa mengganggu kinerja sel di organ pankreas. 

Sehingga bisa menghambat pembentukan insulin yang kemudian menjadi penyebab gula darah tinggi. Ada baiknya untuk tidak melewatkan sarapan, termasuk untuk Anda yang sengaja diet. Melewatkan sarapan selain bisa meningkatkan gula darah juga bisa meningkatkan nafsu makan di jam makan siang. 

  • Minum Minuman Berkafein 

Anda pecinta kopi? Ada baiknya mengatur asupannya agar tidak berlebihan, selain menyebabkan adiktif. Kandungan kafein di dalam kopi menyumbang faktor penyebab lonjakan gula darah. Sekalipun Anda tidak menambahkan gula di dalam seduhan kopi yang diminum. 

Hal ini dapat terjadi karena kafein bisa mempengaruhi kadar gula dalam darah. Sejalan pula dengan hasil penelitian dari Duke University di tahun 2008, yang menunjukan sebagian besar pasien diabetes tipe 2 mengalami lonjakan gula darah hingga 7.5% dari kebiasaan minum kopi dan teh. 

Artinya, untuk menstabilkan gula darah sebaiknya menghindari atau membatasi asupan kafein. Tidak hanya dari kopi namun juga dari minuman berkafein lainnya seperti teh maupun soda. Batasi pula makanan berkafein seperti coklat maupun yang lainnya. 

  • Kurang Bergerak 

Malas atau kurang bergerak menjadi salah satu faktor penyebab resistensi insulin yang kemudian menjadi diabetes. Tubuh secara alami perlu bergerak dan semakin aktif semakin baik. Hanya saja berlebihan dalam bergerak juga tidak baik, karena terlalu lelah juga menyebabkan masalah bagi kesehatan. 

Jadi intinya adalah membiasakan diri untuk hidup seimbang, pastikan tetap aktif bergerak dan tidur yang cukup. Sehingga bisa menjaga kestabilan gula darah sekaligus mencegah penyakit lainnya. Zaman modern seperti sekarang godaan untuk kurang bergerak memang sangat tinggi, apalagi dengan kemudahan dari internet. 

Meskipun begitu usahakan untuk tetap aktif bergerak, Anda bisa menjadwalkan olahraga rutin antara 2-3 kali dalam seminggu. Luangkan waktu untuk berolahraga, dan jika terlalu sibuk. Anda bisa mencoba meluangkan waktu sejenak untuk bergerak misalnya dengan jalan santai ke kantor, naik turun tangga di rumah, dan lain sebagainya. 

Cara Mengatasi Gula Darah yang Tinggi 

Setelah mengetahui berbagai penyebab gula darah tinggi, langkah selanjutnya adalah menghindarinya. Baik untuk orang sehat maupun untuk pasien, karena ketika dilakukan orang sehat maka bisa mencegah diabetes. Bagaimana jika gula darah sudah terlanjur naik atau mungkin sudah divonis dokter menderita diabetes? 

Maka perlu paham bagaimana cara mengatasi gula darah yang tinggi, dan upaya yang bisa dilakukan adalah: 

  • Menurunkan berat badan jika bermasalah dengan obesitas atau terancam obesitas, sebab penurunan berat badan sebesar 7% bisa menurunkan resiko diabetes hingga 50%. 
  • Berolahraga secara teratur. 
  • Tidur yang cukup. 
  • Mengecek gula darah secara berkala, orang tanpa diabetes bisa mengecek antara 1-2 kali dalam setahun. 
  • Mengontrol stres. 
  • Mengatur porsi makan agar tidak berlebihan. 

Mengatasi gula darah berlebih penting untuk dilakukan, dan berbagai cara yang disampaikan di atas bisa dijadikan kebiasaan. Sehingga bisa mencegah diabetes bagi orang sehat dan bisa mengontrol gula darah dengan ketat bagi pasien diabetes. Anda yang masih sehat atau tanpa diabetes, sebaiknya menghindari segala penyebab gula darah tinggi yang sudah dijelaskan. 

Sumber: 

  • https://www.gooddoctor.co.id/tips-kesehatan/penyakit/penyebab-gula-darah-tinggi/
  • https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/diabetes-kencing-manis/penyebab-gula-darah-naik/#gref
  • https://hot.liputan6.com/read/4067169/5-kebiasaan-sehari-hari-yang-menyebabkan-gula-darah-naik-tidak-hanya-makanan
  • https://www.cdc.gov/diabetes/library/spotlights/blood-sugar.html
  • https://www.alodokter.com/cek-cara-menurunkan-gula-darah-di-sini

 

PT. Autoimun Care Indonesia memberikan fasilitas konsultasi gratis untuk Anda yang memiliki keluhan Penyakit gula, Pencegahan Diabetes dan masalah mengenai obat herbal diabetes

Yuk cek kondisi kalian ke Konsultan Kesehatan kami!

Gratis Konsultasi Seumur Hidup!
WA 0822 1122 6676
Klik tombol dibawah ini untuk memulai Chat!

Leave a comment