4 Penyebab Heartburn yang Mungkin Tidak Anda Sadari Sebelumnya

heartburn

Heartburn atau nyeri ulu hati adalah momok yang menyerang saluran pencernaan pada seseorang. Gejalanya yaitu sakit pada bagian belakang tulang dada yang dibarengi dengan sensasi panas seperti terbakar. Kondisi ini seringkali dipicu oleh pola makan yang tidak teratur. Walaupun bukan gangguan kesehatan yang cukup serius, heartburn tidak boleh disepelekan karena bisa jadi sinyal adanya penyakit tertentu di saluran cerna. 

Apabila rasa nyeri ini sering kambuh dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari Anda, alangkah lebih baik untuk waspada dan berkonsultasi kepada dokter. Anda mungkin penasaran apa saja penyebab munculnya heartburn tersebut?  Bagaimana cara mengatasi saat tiba-tiba mengalaminya? Temukan jawabannya lewat artikel berikut ini.

Gejala yang Ditimbulkan Heartburn

heartburn
Sumber: pexels

Nyeri ulu hati yang dirasakan seseorang saat terkena heartburn sering disalah artikan sebagai penyakit jantung. Nah, Anda harus lebih teliti agar tidak salah dalam mendeteksi berbagai gejala heartburn yang dirasakan. Secara garis besar nyeri ulu hati diartikan sebagai rasa panas seperti terbakar yang terjadi di bagian dada dan tenggorokan. 

Biasanya hal ini juga akan disertai dengan berbagai gejala lainnya seperti nyeri dada terutama setelah makan, membungkuk, atau berbaring. Selain itu Anda juga akan mengalami batuk dan sulit tidur sehingga sering terbangun di malam hari. Gejala lainnya yaitu munculnya sensasi pahit dan asam di mulut dan perasaan ingin mengeluarkan suatu cairan dari dalam tenggorokan. 

Heartburn lebih sering dialami oleh orang dewasa terutama yang punya riwayat obesitas atau diabetes. Seseorang yang sedang hamil besar atau masuk trimester ketiga juga berisiko terkena nyeri ulu hati. Hal ini karena rahim semakin membesar sehingga membuat lambung tertekan.

Apa Saja Penyebab Heartburn/Nyeri Ulu Hati?

heartburn
Sumber: freepik

Pemicu utama nyeri ulu hati adalah produksi asam lambung berlebih yang naik ke kerongkongan. Di dalam saluran cerna antara lambung dan kerongkongan terdapat otot sfingter yang bentuknya menyerupai cincin. Pada kondisi normal, otot tersebut akan menahan makanan yang sudah masuk ke lambung agar tidak naik ke kerongkongan. Namun pada kondisi otot rileks, hal ini akan membuat asam lambung justru naik ke kerongkongan sehingga menimbulkan heartburn. Nah, otot sfingter ini bisa menjadi lemah atau rileks karena beberapa sebab, berikut ulasannya:

  • Konsumsi Makanan Tertentu

Beberapa jenis makanan bisa membuat otot sfingter tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Contoh makanan yang dapat melemahkan kinerja otot yang menghubungkan lambung dan kerongkongan tersebut adalah makanan berlemak tinggi, makanan pedas, minuman berkafein, alkohol, hingga cokelat. 

  • Merokok

Perlu dicatat bahwa merokok akan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan di tubuh termasuk pada saluran cerna. Kandungan nikotin yang ada di dalamnya akan merangsang produksi asam lambung berlebih. Hal ini tentu saja akan membuat otot sfingter lemah sehingga Anda akan rentan menghadapi heartburn di kemudian hari. 

  • Stres

Tak hanya pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat saja, melemahnya otot di saluran cerna juga bisa dipengaruhi oleh kondisi psikis seseorang. Stres dan gangguan kecemasan bisa memicu seseorang mengalami berbagai disfungsi pada organ tubuh termasuk salah satunya saluran pencernaan. Oleh sebab itu kondisikan pikiran Anda agar tidak mudah stres atau akan berimbas ke penyakit fisik.

  • Efek Samping Obat-obatan Tertentu

Tanpa Anda sadari beberapa jenis obat-obatan tertentu ternyata bisa menyebabkan otot sfingter di saluran pencernaan mudah rileks sehingga asam lambung naik ke kerongkongan. Beberapa jenis obat-obatan yang memberikan efek samping yang cukup signifikan di lambung adalah berbagai jenis obat pereda nyeri.

Atasi Heartburn dengan Cara Berikut Ini

Untuk menjaga kesehatan saluran cerna, Anda sebaiknya menghindari berbagai pemicu yang bisa menyebabkan nyeri ulu hati datang. Dilansir dari Cleveland, berikut beberapa tips yang bisa Anda coba untuk menangkal heartburn muncul di tubuh.

  • Jalani Pola Makan Sehat

heartburn
Sumber: pexels

Seperti yang telah dibahas sebelumnya bahwa konsumsi makanan tertentu akan mengakibatkan masalah di saluran cerna. Oleh sebab itu mulai sekarang Anda harus menghindari berbagai jenis makanan pemicu heartburn seperti makanan berminyak, makanan pedas, minuman berkafein, cokelat, soda, jeruk, alkohol, tomat, dan produk olahannya.

  • Makan Teratur

heartburn
Sumber: freepik

Pola makan yang salah dan tidak teratur ternyata bisa jadi mimpi buruk untuk kesehatan Anda. Anda bisa memulainya dengan makan dengan porsi kecil namun sering. Selain itu, hindari makan terlalu malam apalagi menjelang waktu tidur. Tubuh perlu waktu untuk mencerna makanan, apabila Anda langsung tidur setelah makan akan meningkatkan risiko terkena heartburn.

  • Stop Merokok

heartburn
Sumber: freepik

Merokok hanya akan membahayakan kesehatan diri sendiri dan juga orang sekitar yang menghirup asap rokok Anda. Jadi hentikan kebiasaan merokok agar kadar asam lambung tetap terjaga sehingga tidak terjadi kelebihan produksi asam lambung yang memicu nyeri ulu hati.

Baca juga: Cegah Asam Lambung Naik dengan Konsumsi 5 Makanan Ini

Beberapa tips untuk menghindari heartburn di atas bisa Anda barengi dengan mengonsumsi suplemen herbal Morice Care. Morice Care menjadi salah satu suplemen penguat sistem imun yang terbuat dari bahan-bahan alami, yaitu ekstrak daun kelor dan tanaman sarang semut. Sehingga aman untuk dikonsumsi dalam jangka panjang. Morice Care juga membantu mempercepat penyembuhan penyakit akut serta membantu tubuh untuk meregenerasi sel rusak akibat penyakit kronis. Dapatkan produknya di sini dan rasakan khasiat Morice Care untuk kesehatan Anda.

Related Posts

Leave a comment