7 Penyebab dan Cara Mengatasi Sakit Pada Ulu Hati

61. 7-Penyebab-dan-Cara-Mengatasi-Sakit-di-Ulu-Hati

7 Penyebab dan Cara Mengatasi Sakit Pada Ulu Hati – Rasa sakit yang muncul di ulu hati sering dialami oleh seseorang dengan gangguan kesehatan di saluran pencernaan. Sakit ulu hati ini juga sering disebut dengan istilah sakit di perut bagian atas. Masuk ke dalam jenis gangguan kesehatan di saluran pencernaan, dan penyebabnya sendiri ternyata cukup banyak. Berikut detail penjelasannya.

 

Berbagai Penyebab Sakit di Ulu Hati 

Sakit di ulu hati merupakan kondisi dimana muncul rasa sakit di area perut atas dekat dengan jantung. Selain menimbulkan rasa nyeri biasanya juga disertai dengan gejala mual dan sensasi panas atau terbakar di perut bagian atas. Seperti yang dijelaskan sekilas di atas, gangguan kesehatan ini sering dipicu oleh penyakit di pencernaan.

Namun rupanya, sakit di ulu hati juga bisa disebabkan oleh masalah atau faktor lain. Berikut adalah beberapa penyebab secara umum:

 

1. Maag 

Maag adalah kondisi dimana kadar asam lambung naik yang menyebabkan sensasi tidak nyaman di perut. Gejala yang muncul beragam dan salah satunya adalah sakit di ulu hati. Sehingga bagi orang dengan riwayat maag atau gastritis maka ada kemungkinan bisa mengalami sakit di ulu hati.

 

2. Tukak Lambung 

Tukak lambung juga menjadi penyebab paling umum dari keluhan sakit di ulu hati. Tukak lambung sendiri merupakan kondisi dimana terdapat luka pada lambung yang kemudian memunculkan berbagai gejala tidak nyaman di pencernaan. Seringkali pasien tukak lambung mengeluhkan sakit di ulu hati, sehingga wajib tahu cara mengatasi sakit di ulu hati tersebut agar bisa reda secepatnya.

 

3. Refluks Asam Lambung

Penyebab berikutnya adalah kondisi atau penyakit refluks lambung yang disebut juga dengan istilah GERD (Gastroesophageal reflux). Refluks asam lambung sendiri merupakan kondisi dimana seseorang mengalami kenaikan asam lambung disertai naiknya makanan dari lambung ke kerongkongan.

Sehingga selain mengeluhkan rasa sakit di bagian ulu hati pasien juga mengeluhkan sensasi terbakar di belakang tulang dada. Pasien refluks asam lambung biasanya juga mengeluhkan sensasi mual disertai ada yang terasa menyangkut di tenggorokan. Sama seperti penyakit pada pencernaan, pasien perlu memperbaiki pola makan agar gejala tidak timbul berulang.

 

4. Karsinoma Lambung 

Karsinoma lambung lebih familiar dikenal dengan istilah kanker lambung, yakni tumbuhnya sel kanker (sel abnormal) di area lambung. Kanker jenis ini lebih sering dialami oleh pria yang memasuki usia 50 tahun ke atas. Awalnya bisa karena infeksi dari bakteri H Pylori pada lambung dan memicu pertumbuhan sel kanker.

Penyebab lainnya adalah memiliki keluarga dengan riwayat kanker lambung, terbiasa makan makanan tinggi garam, dan bisa juga karena penyebab lainnya. Gejala pasien kanker lambung umumnya adalah sakit di ulu hati, muntah, tidak dapat makan dalam porsi besar, dan mengalami penurunan berat badan secara drastis.

 

5. Heartburn

Sesuai dengan namanya, heartburn merupakan kondisi dimana seseorang merasakan sensasi terbakar di perut bagian atas atau ulu hati. Sensasi sakit dan terbakar ini muncul akibat kenaikan asam lambung yang mencapai ke kerongkongan. Adapun cara mengatasi sakit di ulu hati akibat heartburn ini adalah mencoba memperbaiki gaya hidup.

 

6. Gastroenteritis 

Pernahkah mendengar penyakit bernama gastroenteritis? Tidak perlu bingung, jadi istilah ini adalah istilah medis untuk kondisi diare yang tentu sangat lumrah dialami. Mengingat diare sendiri bisa disebut sebagai penyakit sejuta umat yang hampir semua orang pernah mengalaminya.

Diare merupakan penyakit di saluran pencernaan yang terjadi karena adanya inflamasi atau peradangan di lambung. Penyebabnya sendiri biasanya dari infeksi bakteri atau virus. Gejala dari diare ini adalah mual, nyeri perut, demam, mencret, dan sakit di ulu hati.

 

7. Radang di Pankreas 

Radang di pankreas secara medis disebut dengan istilah pankreatitis dan bisa memunculkan gejala sakit di ulu hati. Pankreas sendiri merupakan organ yang berperan dalam membantu proses pencernaan dan memproduksi hormon insulin yang merupakan hormon pemecah gula dalam darah.

Radang di pankreas bisa mengganggu fungsinya, selain bisa menyebabkan kadar hormon insulin menjadi terganggu. Juga bisa menyebabkan gangguan di saluran pencernaan yang kemudian memunculkan nyeri atau sakit di ulu hati.

 

8. Batu Empedu 

Batu empedu juga bisa menyebabkan sakit di ulu hati dan terjadi ketika kantung empedu mengalami radang. Empedu merupakan organ berukuran kecil di bawah organ hati dan berperan dalam mencerna lemak berkat cairan empedu yang dihasilkan. Radang pada empedu akibat terbentuknya batu bisa mengganggu fungsi tersebut dan menyebabkan rasa sakit di perut bagian atas atau ulu hati.

 

9. Penyakit Hati 

Mengalami atau menderita penyakit hati juga bisa memunculkan rasa sakit di ulu hati. Misalnya saja karena organ hati mengalami peradangan sehingga memunculkan rasa sakit di sekitar area organ tersebut, termasuk ke perut atas. Adapun cara mengatasi sakit ulu hati yang disebabkan penyakit hati adalah dengan menyembuhkan dulu penyakit tersebut, sehingga sakit ulu hati tidak akan dirasakan lagi.

Baca juga : 4 CARA MENAMBAH STAMINA TUBUH AGAR TIDAK MUDAH LELAH

 

Cara Mudah untuk Mengatasinya

Apabila sakit ulu hati yang dirasakan tidak begitu serius maka akan hilang dengan sendirinya tanpa perlu menjalani pengobatan. Hanya saja jika rasa sakitnya menetap dan hilang timbul untuk waktu lama, maka pengobatan penting untuk segera dilakukan. Dokter akan menentukan metode pengobatan seperti apa yang tepat dilihat dari gejala maupun riwayat kesehatan medis pasien.

 

Namun secara umum masalah sakit di ulu hati ini bisa diatasi dengan beberapa cara berikut:

  • Minum obat yang bisa menetralkan asam lambung, misalnya obat antasida. Tersedia dalam bentuk cair dan tablet, bisa diminum 60 menit sebelum makan dan sebelum tidur di malam hari.
  • Mengkonsumsi makanan ringan yang bisa membantu melegakan perut atau lambung, utamakan makanan sehat seperti buah dan sayuran. Hindari dulu makanan maupun minuman yang bisa menaikan asam lambung seperti alkohol dan minuman maupun makanan berkafein.
  • Hindari kebiasaan minum obat sembarangan tanpa resep dan tidak dikonsultasikan dulu dengan dokter. Seperti aspirin, obat antiinflamasi nonsteroid, dan jamu maupun suplemen herbal.
  • Mengatur pola makan, semakin teratur maka semakin baik untuk pencernaan sehingga sakit ulu hati reda atau bisa dicegah sejak dini.
  • Melonggarkan pakaian di bagian perut, seperti melepas ikat pinggang.
  • Bila diperlukan bisa mengompres bagian perut dengan air dingin.
  • Berbaring santai dengan posisi kepala ditinggikan memakai bantal atau pengganjal lain.

 

Apabila sakit di ulu hati lebih intens dari biasanya yakni berlangsung lebih lama dan semakin sakit. Maka penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan lebih lanjut. Pencegahan sakit di ulu hati bisa dengan menerapkan gaya hidup sehat, sehingga tidak perlu pusing mencari cara mengatasi sakit di ulu hati yang bisa saja sulit untuk diterapkan.

 

PT. Autoimun Care Indonesia memberikan fasilitas konsultasi gratis untuk Anda yang memiliki keluhan Penyakit Liver atau Hati dan masalah mengenai obat herbal liver

Yuk cek kondisi kalian ke Konsultan Kesehatan kami!

Gratis Konsultasi Seumur Hidup!
WA 0822 1122 6676
Klik tombol dibawah ini untuk memulai Chat!

Leave a comment