Jenis dan Penyebab Penyakit Autoimun yang Perlu Anda Tahu

penyakit autoimun

Mungkin Anda pernah mendengar istilah penyakit autoimun namun bingung dengan maksudnya. Penyakit autoimun adalah kelainan yang terjadi pada sistem kekebalan tubuh manusia. Seharusnya sistem imun kita memiliki tugas untuk menyerang virus dan bakteri jahat yang masuk pada tubuh. Tapi bagi penderita penyakit autoimun, sistem imun mereka justru menyerang tubuh mereka sendiri. Sistem imun ini melihat sel tubuh yang sehat sebagai benda asing sehingga antibodi menyerangnya. Banyak penyebab yang menjadi latar belakang terkena penyakit ini. Beberapa faktor yang mempengaruhi seseorang terkena penyakit autoimun adalah:

  1. Anggota keluarga memiliki riwayat penyakit autoimun
  2. Berat badan berlebih atau obesitas
  3. Penyakit ini cenderung banyak menyerang perempuan
  4. Merokok, menggunakan obat yang memengaruhi sistem imun
  5. Terpapar bahan kimia berbahaya dan/atau cahaya matahari terlalu lama
  6. Mengalami infeksi yang disebabkan bakteri atau virus

Penyakit autoimun sendiri pun memiliki jenis yang sangat beragam dan menyerang beberapa organ tubuh yang spesifik. Bahkan setiap jenisnya memiliki pemicu dan gejalanya masing-masing. Berikut ini uraiannya.

1. Rheumatoid Arthritis

Penyakit rheumatoid arthritis atau lebih dikenal dengan rematik, termasuk dalam kategori penyakit autoimun yang penyebab pastinya belum ditemukan hingga kini. Namun kemungkinan besar sangat dipengaruhi oleh usia dan faktor genetik atau keturunan. Sehingga bagi Anda yang memiliki anggota keluarga yang pernah mengidap rematik, sangat perlu berhati-hati dan usahakan untuk mengetahuinya lebih dini.

Adapun gejala awal penderita rheumatoid arthritis beragam. Salah satunya adalah merasakan bengkak, kaku, kemerahan, dan nyeri pada sendi yang intensitasnya cukup sering. Jika Anda sudah merasakan hal tersebut, jangan sampai menunggu terlalu lama. Karena ditakutkan jika tidak segera diatasi peradangan bisa meluas dan sendi dapat semakin rusak.

2. Psoriasis

Penyakit autoimun jenis ini menyerang organ tubuh terluas kita, yaitu kulit. Kulit tubuh kita memiliki waktu normal untuk “ganti kulit” selama beberapa hari sekali. Bagi penderita penyakit ini, kulit mereka akan berganti lebih cepat hingga beberapa jam sekali. Alhasil, kulit pada titik tertentu akan menumpuk dan membentuk sisik. Gejala awal dari penyakit ini adalah munculnya kulit bersisik yang tebal berwarna putih dan dasar kulit kemerahan.  Penderita juga akan merasakan gatal dan panas pada bagian tersebut. Biasanya gejala ini muncul pada siku, lutut, kepala, hingga kaki.

3. Diabetes Tipe 1

diabetes tipe 1
Sumber : Foto oleh Anastasiya Pavlova dari Pexels

Penyakit berikutnya adalah diabetes tipe 1, penyakit yang memengaruhi fungsi kerja organ pankreas. Pankreas manusia memiliki salah satu fungsi untuk menghasilkan hormon insulin yang membantu memecah glukosa menjadi energi bagi semua organ tubuh. Karena produksi hormon ini menurun, tubuh menjadi kelebihan glukosa dan menyebabkan penyakit lain datang. Beberapa diantaranya adalah penyakit jantung, ginjal, mata rabun, dan sebagainya. Salah satu gejala diabetes yang sering ditemui adalah sering buang air kecil, lebih cepat haus dan lapar, memiliki luka yang sulit sembuh, dan sebagainya.

4. Penyakit Celiac

Penyakit celiac adalah kelainan sistem pencernaan yang menolak menerima makanan dengan kandungan gluten. Makanan yang disebut gluten adalah yang berbahan dasar gandum, tepung, dan sejenisnya. Apabila penderita penyakit celiac mengonsumsi gluten, beberapa gejala awal yang terjadi adalah sakit kepala, kembung, ruam kulit, dan masih banyak lagi macamnya. Salah satu solusinya adalah dengan menerapkan diet gluten free dan membatasi atau bahkan menghilangkan konsumsi makanan mengandung gandum.

5. Sirosis

Sirosis adalah penyakit autoimun imun yang menyerang organ liver. Saluran empedu hati mengalami peradangan dan mengalami penyumbatan. Akibatnya, empedu menjadi tidak dapat melaksanakan tugas utamanya. Salah satu fungsi penting hati/liver adalah untuk membunuh racun dalam tubuh, menjaga kadar kolesterol, dan sebagainya. Gejala awal penyakit ini tidak terlalu terlihat sehingga Anda harus sangat berhati-hati. Apabila sudah semakin parah, tubuh akan merasakan penurunan nafsu makan, mual, muntah darah, bagian putih pada mata yang menguning, hingga perut yang membesar.

6. Penyakit Lupus

Last but not least, penyakit lupus adalah kelainan autoimun yang menyebabkan fungsi beberapa organ mengalami masalah sekaligus. Beberapa organ yang biasanya menjadi korban adalah paru-paru, darah, saraf, jantung, ginjal, dan sebagainya. Gejala penyakit ini susah diidentifikasi karena berbeda organ tubuh yang terkena, berbeda juga gejala yang dimunculkan. Namun gejala yang menjadi ciri khas penyakit ini adalah munculnya ruam di wajah.

Masih banyak jenis penyakit autoimun lainnya yang tercatat pernah menyerang tubuh manusia. Namun beberapa penyakit di atas adalah beberapa jenis yang sering dialami orang-orang. Apabila Anda mengalami gejala atau sudah dinyatakan memiliki salah satu dari jenis penyakit diatas, ada baiknya Anda mencoba pengobatan herbal. Dengan bahan-bahan alami, PT. Autoimun Care Indonesia memiliki berbagai macam produk yang akan membantu Anda mengatasi dan/atau meringankan masalah autoimun tubuh. Dapatkan produk Autoimun Care di sini.

Related Posts

Leave a comment