4 Gejala Tipes yang Wajib Diketahui dan Sering Diabaikan

gejala tipes

Penyakit tipes disebabkan oleh bakteri. Menurut lembaga kesehatan dunia, WHO, kasus tipes terjadi sebanyak 11 juta sampai 21 juta kasus di seluruh dunia dalam setiap tahunnya. Dengan jumlah kasus sebanyak itu diperkirakan ada 128.000-161.000 kematian per tahunnya. Kasus penyakit tipes paling banyak terjadi di kawasan Asia Tenggara dan Afrika sub-Sahara. Tipes sendiri termasuk golongan penyakit akut yang dapat mengancam nyawa. Tanpa penanganan yang memadai, rasio kemungkinan kematian akibat tipes adalah 10-30%. Namun Anda tak perlu panik karena angka tersebut dapat menurun menjadi 1-4% bila mendapat penanganan yang baik dan benar. Golongan usia yang paling rentan terhadap penyakit ini adalah anak-anak.

Tipes atau demam tifoid ini dapat menular dengan cepat. Tidak seperti jenis bakteri strain lainnya, diketahui bahwa bakteri ini tidak menyebar melalui binatang. Satu-satunya pembawa bakteri yang diketahui hanyalah manusia saja. Bakteri ini menyebar melalui konsumsi makanan ataupun minuman yang telah terkontaminasi oleh kotoran manusia yang mengandung bakteri tipes. Hal tersebut dapat terjadi karena beberapa hal, diantaranya adalah sanitasi lingkungan yang tidak memadai, kurang menjaga kebersihan makanan, mengonsumsi sayuran yang menggunakan kotoran manusia sebagai pupuk, dan menggunakan toilet bersama penderita tipes.

Hingga saat ini, belum ada vaksin untuk memperkuat daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit tipes. Walau belum ada vaksinnya, sebenarnya penyakit tipes dapat kita cegah penularannya. Salah satu cara menghindarinya adalah dengan penerapan pola hidup bersih dan penggunaan sanitasi yang memadai. Lebih lanjut karena penularan bakteri tipes adalah melalui kotoran, maka dengan proses sanitasi yang baik akan memperkecil kita terkontaminasi oleh kotoran tersebut. Terkadang, meski telah melakukan upaya preventif sebaik mungkin, kita masih saja dapat terpapar oleh virus tersebut. Bila demikian, maka Anda harus mencermati gejala-gejala penyakit tipes yang muncul agar segera mendapat penanganan yang tepat. Berikut adalah beberapa gejala dari penyakit tipes yang sering diabaikan.

1. Demam tinggi

Tipes biasanya ditandai dengan gejala berupa demam. Demam adalah salah satu respon tubuh yang umum terjadi ketika ada virus atau bakteri jahat yang masuk dalam tubuh. Namun demam yang menjangkiti selama beberapa hari dengan suhu tinggi dapat menjadi ciri khas tipes. Demam yang biasanya terjadi pada minggu pertama dengan proses kenaikan suhu tubuh yang bertingkat setiap harinya. Proses kenaikan suhu tubuh tersebut dapat mencapai titik 39 sampai 40 derajat celcius. Kemudian untuk waktu-waktu selanjutnya peningkatan suhu tersebut akan berada di level stagnan.

gejala awal tipes

2. Sakit kepala dan lesu

Penderita tipes biasanya mengalami gejala berupa kepala yang sakit, kemudian merasakan tubuh menjadi lemas dan lelah. Di samping itu, penderita juga merasakan nyeri otot, berkeringat, dan bahkan batuk kering tak berdahak.

3. Mual dan Diare

Bakteri penyebab penyakit tipes pada dasarnya menyerang sistem pencernaan manusia. Sehingga ketika bakteri ini menyerang, sistem pencernaan dalam tubuh penderita akan mengalami gangguan. Karena adanya gangguan tersebut maka berakibat pada rasa mual, nyeri pada perut, dan terkadang disertai dengan muntah. Di samping gejala mual tersebut, bakteri penyebab penyakit tipes juga dapat menyebabkan diare pada penderita. Gejala diare ini juga berakibat pada nafsu makan yang menurun. Jika nafsu makan sudah mulai terganggu, tubuh Anda dapat kekurangan asupan nutrisi untuk melawan penyakit tersebut.

4. Bintik merah

Adapun gejala lainnya yang dapat muncul di tubuh penderita tipes adalah adanya bintik-bintik kecil dengan warna merah pada kulit. Bintik merah tersebut biasanya muncul pada bagian dada penderita dan lambat laun akan menghilang dengan sendirinya.

Gejala- gejala tersebut memanglah mirip dengan gejala demam berdarah, malaria, dan leptospirosis. Namun yang menjadi gejala paling khas dari tipes adalah demam yang kenaikan suhunya bertingkat dan keluhan pada sistem pencernaan yang dirasakan lebih dominan.

Demikian penjelasan mengenai gejala-gejala yang terjadi saat tubuh menderita penyakit tipes. Bakteri penyakit tipes dapat dengan mudah berkembang biak saat musim penghujan, maka dari itu sudah menjadi hal wajib bagi Anda untuk mewaspadainya. Kewaspadaan ini dapat Anda wujudkan dengan cara meningkatkan kebersihan lingkungan hidup dan pola hidup sehat agar daya tahan tubuh tetap fit.

Usaha lain yang perlu dilakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh adalah mengonsumsi suplemen tambahan. Morice Care menjadi salah satu suplemen penguat sistem imun yang terbuat dari bahan-bahan alami, yaitu ekstrak daun kelor dan tanaman sarang semut. Sehingga aman untuk dikonsumsi untuk dalam jangka panjang. Dapatkan produknya di sini dan rasakan khasiat Morice Care untuk kesehatan Anda.

Related Posts

Leave a comment