Hati-Hati dengan Gejala Paru-Paru Basah, Ini Pengobatannya

gejala paru-paru basah

Paru-paru basah sering dikaitkan dengan penyakit yang disebabkan oleh kebiasaan terpapar angin malam. Padahal penyakit ini terjadi akibat adanya infeksi yang menyerang paru-paru. Baik itu karena infeksi bakteri maupun virus tertentu. Infeksi tadi membuat adanya penumpukan cairan di paru-paru dan/atau dada. Itulah kenapa penyakit ini biasa disebut dengan paru-paru basah. Namun apakah gejalanya dapat dideteksi sejak dini? Lalu bagaimana cara mengobatinya? Simak penjelasannya berikut ini.

A. Gejala Paru-Paru Basah

  1. Batuk yang dialami oleh penderita paru-paru basah memiliki ciri khas, yaitu batuk yang disertai dahak berwarna kuning, coklat, hijau, atau kemerahan (batuk darah) dan akan menimbulkan nyeri dada yang semakin parah. Selain batuk berdahak, batuk kering juga bisa menjadi ciri-ciri penyakit ini. Batuk yang disebabkan oleh penyakit ini biasanya susah sekali sembuh jika hanya dengan konsumsi obat batuk generik.
  2. Napas berat atau terasa sesak, bahkan ketika tidak memiliki aktivitas fisik berlebih atau sedang istirahat (berbaring).
  3. Demam tinggi bahkan hingga menggigil dan berkeringat.
  4. Kehilangan nafsu makan sehingga mudah lelah atau terlihat tidak berenergi akibat kurangnya asupan nutrisi seimbang.
  5. Sering mengalami mual, muntah, dan/atau diare.
  6. Merasakan jantung yang berdegup kencang, bahkan ketika tidak mengonsumsi kafein atau obat tertentu.
  7. Berbeda usianya, berbeda pula gejala yang terlihat. Pada bayi, biasanya akan terlihat sulit makan atau minum. Lalu pada anak balita, akan muncul gejala napas yang menimbulkan bunyi dan cepat (pendek). Sedangkan pada usia dewasa, gejala spesifik selian gejala di atas adalah adanya kebiasaan hilang konsentrasi (linglung), hingga yang paling parah mengakibatkan koma.

B. Penyebab Munculnya Paru-Paru Basah

1. Infeksi Akibat Virus

Virus yang memicu paru-paru basah biasanya diawali dengan virus penyebab penyakit bronkitis, bronkiolitis, bahkan flu. Hal ini sering menimpa pasien usia balita. Terdapat dua kemungkinan, yaitu dapat sembuh sendiri maksimal selama 3 minggu atau bisa juga menjadi semakin parah. Tapi jangan sampai menunggu hingga 3 minggu baru memeriksakan diri ya.

2. Infeksi Akibat Jamur

Jamur yang biasa ditemukan sebagai penyebab paru-paru basah adalah histoplasmosis, cryptococcus, dan pneumocystis jirovecii. Beberapa jenis jamur ini bisa terdapat pada tanah dan kotoran burung yang terhirup oleh manusia. Selain karena hal tersebut, orang dengan riwayat penyakit kronis dan memiliki sistem imun yang lemah juga menjadi faktor mudahnya jamur tertentu tumbuh di paru-paru.

3. Infeksi Akibat Bakteri

Beberapa bakteri yang sering dijumpai pada penderita paru-paru basah adalah streptococcus pneumoniae, mycoplasma pneumoniae, haemophilus influenzae, dan masih banyak lagi. Bakteri ini biasanya ditularkan dari penderita lain atau bisa juga efek samping jangka panjang penggunaan alat ventilator.

Dari beberapa penyebab di atas, terbukti ya bahwa sering keluar malam atau terpapar angin malam bukanlah penyebab utama penyakit ini.

pengobatan paru=paru basah

C. Pilihan Cara Pengobatan

Beberapa cara pengobatan berikut ini adalah tahapan pengobatan yang akan direkomendasikan oleh dokter untuk mengatasi paru-paru basah, yaitu dengan mengurangi cairan didalamnya.

1. Drainase Paru

Pengobatan jenis ini akan dilakukan pada pasien yang jumlah cairan dalam paru-parunya terlampau banyak atau mencapai tingkat keparahan tertentu. Metodenya adalah dengan memasukkan alat semacam tabung kecil ke dalam pleura sebagai jalan keluarnya cairan tersebut. Lalu alat ini akan dikontrol agar tidak bergeser.

2. Pleurodesis

Jika Anda takut dengan alat kesehatan, dokter akan menyarankan untuk mengonsumsi obat yang berfungsi sebagai perekat pleura. Dengan tertutupnya pleura, cairan tidak akan masuk paru-paru. Antibiotik biasanya diberikan apabila penyebab penyakit ini adalah infeksi bakteri.

3. Operasi Paru

Pada kasus tertentu, penyakit paru-paru basah menjadi penyebab datangnya penyakit kronis lain yang harus diwaspadai. Salah satunya adalah kanker paru. Maka solusi yang ditawarkan adalah operasi paru. Tentu hal ini akan tetap sesuai dengan hasil pemeriksaan lanjutan.

Setelah penjelasan di atas, tentu kita menjadi semakin menyadari banyaknya risiko yang dapat menimpa paru-paru kita terjangkit penyakit yang satu ini. Salah satu cara mencegah paru-paru basah adalah menjalani pola hidup sehat. Tingkatkan asupan nutrisi tubuh kita agar daya tahan tubuh tetap fit dan mampu melawan penyebab penyakit ini. Baik itu virus, jamur, maupun bakteri. Morice Care hadir dengan bahan-bahan alaminya yang tidak hanya meningkatkan kekebalan tubuh, namun juga mengoptimalkan efek obat yang sedang dikonsumsi. Dapatkan produk Morice Care di sini.

Related Posts

Leave a comment