Yuk Pelajari Ciri Ciri Orang Terkena HIV !

ciri2 org terkena hiv

Ciri2 Orang Terkena HIV ! Yuk Pelajari – HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu jenis virus yang tak pandang bulu. Virus ini bisa akan menginfeksi siapa saja melalui beberapa media penularan seperti melalui cairan darah, sperma, vagina, serta ASI. Bila Anda tidak waspada , Penyakit HIV ini bisa berkembang menjadi AIDS (Acquired Immune-Deficiency Syndrome). Untuk itu kita harus mengetahui apa saja ciri2 org terkena HIV.

Kita tentu sudah tidak asing lagi dengan penyakit berbahaya dan mematikan  yang satu ini yaitu HIV. HIV memiliki kepanjangan Human Immunodeficiency adalah sebuah virus mematikan yang melemahkan sistem kekebalan tubuh manusia. Virus ini menyerang sel darah putih yang mana sangat memiliki peran penting dalam melindungi tubuh dari berbagai penyakit dan infeksi.

Baca Juga: Tidak Terduga, Inilah Ciri2 Terkena HIV Secara Umum

Salah satu cara berkhasiat untuk mengetahui lebih lanjut apakah seseorang mengidap penyakit berbahaya ini adalah dengan melakukan tes atau pengujian medis pengidap. Meski begitu, ada beberapa gejala yang dapat dijadikan patokan untuk menunjukkan bahwa seseorang positif terkena penyakit ini. Namun, umumnya gejala ini hanya akan muncul dalam waktu yang relatif lama bahkan hingga bertahun-tahun setelah tubuh terinfeksi.

Michael Horberg yang merupakan Direktur HIV/AIDS dari pusat kesehatan Kaiser Permanente di Oakland, California, mmenyebutkan bahwa tes menjadi cara paling jitu karena terkadang gejala infeksi HIV hanya akan muncul dalam hitungan tahunan bahkan hingga satu dekade, setelah tubuh positif terinfeksi.

Meskipun gejala positif HIV bisa dikenali, tes tetap menjadi suatu hal yang sangat rekomendasi. Terutama bagi orang seseorag yang sering berganti pasangan dan melakukan hubungan badan tanpa pengaman juga pengguna obat-obatan intravena. Meski begitu, tes HIV pada dasarnya dapat diujikan untuk semua orang tanpa kecuali.

Virus HIV dapat menyerang siapa saja, mulai pria, wanita hingga anak-anak sekalipun. Orang yang terjangkit virus HIV akan mudah sekali terserang tumor. Selain tumor, penderita juga akan mudah terkena berbagai penyakit, bahkan penyakit ringan sekalipun. Walaupun sudah ditangani dan diberikan pengobatan yang bagus sekalipun, virus ini tidak akan bisa musnah.Virus HIV akan tetap bersarang dalam tubuh dan akan terus berkembang. Melakukan pengobatan hanya akan memperlambat perkembangannya, bukan mematikan virus HIV ini.

Virus HIV adalah virus yang dapat menular jika seseorang berkontak langsung dengan seorang penderita. Virus ini dapat ditularkan melalui sel darah, cairan vagina, air mani, cairan preseminal, dan air susu ibu (ASI). Agar virus ini tidak menular kepada orang lain, tentu anda harus mengetahui apakah anda terjangkit virus HIV atau tidak. Jika positif terjangkit, maka anda dapat menghindari orang lain berkontak langsung dengan anda. Ini dapat membantu menyebarnya penyakit mematikan ini.

Untuk mengetahui apakah anda terjangkit atau tidak, anda bisa mengenalinya dengan melihat beberapa ciri2 HIV ini. Dibawah ini sudah kami kumpulkan untuk anda ciri2 orang terkena HIV yang mungkin bisa menjadi refrensi pengetahuan untuk anda. Untuk lebih jelasnya, langsung saja simak selengkapnya berikut ini.

Ciri2 Org Terkena HIV

Orang yang sudah terjangkit tentu akan menglami beberapa gejala umum. Namun, tak jarang dari mereka malah mengabaikan gejala ini. Menurut mereka, gejala yang timbuk tersebut hanyalah penyakit biasa yang umum terjadi pada banyak orang. Memang gejala-gejala ini sangat samar-samar dan memang seperti penyakit biasa. Untuk bisa mengetahui secara pasti, anda bisa melakukan pemeriksaan leboratorium. Dengan begitu, bisa dipastikan anda menderita atau tidak. Namun, alangkah lebih baiknya anda lebih waspada dalam menganalis penyakit ini.

Mengalami Demam

Ciri2 orang terkena yang pertama adalah mengalami demam yang berkepanjangan antara 1 munggi atau lebih. Demam yang dialami orang yang terjangkit ini sulit sembuh meski sudah diberi pengobatan. Demam ini adalah gejala awal yang sering terjadi pada orang yang terkena virus HIV.

Demam hingga 380Celcius, yang diikuti gejala lain seperti sakit tenggorokan,nyeri/bengkak di leher akibat pembengkakan kelenjar getah bening, dan lelah merupakan salah satu gejala positif HIV.

Mengalami Gangguan pada Sistem Pencernaan

Orang yang terkena akan mengalami gangguan pada sistem pencernaaya. Mulai dari berkurangnya nafsu makan, sering terasa nyeri dibagian perut, sering mual atau muntah, hingga diare kronis.

Mengalami Penurun berat badan Secara Drastis

Selanjut ciri2 org terkena HIV yang sering muncul adalah penurunan berat badan secara drastis. Tubuh orang yang terkena akan mengalami penurunan berat badan hingga 10% dari berat badan awal. Penurunan berat badan ini disetai dengan diare yang juga sulit sembuh. Diare yang diderita oleh penderita ini sangat sulit disembuhkan dan berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama.

Berat badan yang turun secaradrastis menjadi salah satu ciri ciri orang terkena Penyakit Berbahaya ini. Ini merupakan salah satu tanda penyakit yang cukup serius. Pada penderita, berat badannya akan mengalami penurunan sebesar 10 persen juga efek lainnya penderita akan mengalami penyakit diare atau tubuh lemas dan demam selama kurang lebih 30 hari.  “Jika sudah kehilangan berat badan secara signifikan hal ini menandakan sistem imun terkuras. Meski pasien sudah makan banyak, hal ini tidak menutup kemungkinan berat badannya tidak akan turunterus-menerus. Meskipun begitu, hal ini akan semakin jarang terjadi jika dilakukan terapi antiretroviral,” ungkap Malvestutto.

Ruam Dikulit

Seseorang yang menderita akan sering mengalami ruam dikulitnya. Ruam dikulit ini juga sangat sulit untuk disembuhkan meski sudah diberi berbagai obat, bahkan obat yang mahal sekalipun. Warna ruam dikulit ini beragam, yaitu merah, merah muda, coklat, dan warna ungu lebam.

Pembengkakan Kelenjar Getah bening

Ciri-ciri terakhir orang yang terkena yaitu penderita akan mengalami pembengkakan kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening yang akan membengkak biasanya di leher, ketiak, selengkangan dan dibagian tubuh lainnya.  Beberapa gejala diatas tentu tidak bisa menjadi acuan mutlak bahawa anda mengidap virus. Untuk bisa mengetahui lebih pastinya, anda bisa memeriksakannya di laboratorium.

Berkeringat saat malam.

Pada orang yang terserang atau terjangkit HIV stadium awal, kerap diselingi dengan  berkeringat pada waktu malam. Semakin lama terinfeksi, kondisi ini bisa terjadi terus menerus meskipun penderita tidak sedang melakukan aktivitas seperti berolahraga bahkan jikaberada dalam ruangan yang sejuk sekali pun, penderita tetapakan berkeringat. Sindrom ini juga kadang dialami wanita yang mengalami menopause.

Rasa Lelah yang berlebihan

Sistem imun yang merespons adanya gangguan peradangan membuat tubuh akan lebih signifikan lelah. Kelelahan ini bisa menjadi tanda awal infeksi virus atau lanjutan dari infeksi HIV. Hal inilah yang dialami pengidap, Ron, 54. Kondisi lelah baru akan dirasakannya setelah 25 tahun silam melakukan tes.

Sakit tenggorokan dan sakit kepala

Seperti halnya ciri lainnya, sakit kepala dan sakit tenggorokan juga bisa dikenali sebagai sindrom retroviral akut. Pastinya gejala ini muncul atau akan dialami orang yang memilki risiko tinggi terkena HIV.  Horberg mengatakan bahwa orang memiliki risiko tinggi terkena HIV dianjurkan melakukan tes, demi kebaikan dirinya serta orang lain. Hal ini karena, HIV paling mudah menjalar di tahap awal.

Yang perlu anda ingat adalah tubuh tidak dapat memproduksi suatu jenis antibodi yang bisa melawan HIV. Butuh waktu setidaknya berbulan-bulan untuk melihat hasil pengujian tes darah antibodi HIV. Sementara dalam kurun waktu tersebut, bisa saja seseorang sudah terjangkit atau terinfeksi.

Menstruasi menjadi tidak teratur.

Penyakit HIV dapat memicu peningkatangangguan menstruasi seperti menstruasi menjadi tidak teratur, misalnyaperiode masa menstruasi menjadi lebih sedikit atau lebih signifikan. Perubahan inimemiliki keterkaitan dengan terjadinya penurunan berat badan dan gangguan kesehatan dari wanita yang terjadi pada tahap akhir infeksi.  Infeksi virus juga terkait dengan usia menopause awal (terjadi pada wanita dengan rentang usia 47-48 tahun bagi perempuan yang terinfeksi, dibandingkan dengan yang tidak terinfeksi usia menopause awal berkisar 49-51 tahun).

 

PT. Autoimun Care Indonesia memberikan fasilitas konsultasi gratis untuk Anda yang memiliki keluhan penyakit dan masalah mengenai obat herbal HIV yang ampuh.

Yuk cek kondisi kalian ke Konsultan Kesehatan kami!

Gratis Konsultasi Seumur Hidup!
WA 0822 1122 6676
Klik tombol dibawah ini untuk memulai Chat!

 

Related Posts

Leave a comment