Ciri-Ciri Orang Terkena Penyakit HIV

ciri2 orang terkena hiv

Ciri2 Orang Terkena HIV Penyakit HIV begitu sulit untuk diketahui pada tahap awal lantaran gejala HIV yang samar-samar, dengan demikian banyak yang mengabaikan penyakit ini, padahal apabila dibiarkan begitu saja HIV akan berubah menjadi AIDS dengan segala komplikasi berbahaya karena melemahnya sistem imun.

Berikut ini sekumpulan gejala yang umum terjadi pada orang yang terkena HIV AIDS, jadi amatilah setiap gejala berikut untuk kemudian dilakukan pemeriksaan laboratorium.

  1. Flu Parah

Flu yang parah bisa menjadi ciri2 orang terkena HIV. Pada pria yang menderita HIV AIDS biasanya terjadi pada 2 minggu pertama setelah virus masuk ke dalam tubuh. Kondisi ini dipengaruhi karena orang yang tidak memiliki virus HIV akan memiliki virus HIV dalam tubuhnya.  Berbagai gejala yang mirip seperti flu sering tidak diperhatikan. Gejala yang sangat umum ini biasanya berlangsung selama lebih dari dua minggu. Setelah itu flu akan sembuh dan tubuh terlihat lebih segar namun sebenarnya virus sudah berkembang dan menyebabkan infeksi dalam tubuh.

  1. Penglihatan Kabur

Umumnya pria penderita akan mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh jangka panjang. Masalah ini kemudian akan menyebabkan tekanan pada bagian mata yang bisa menyebabkan mata rentan terhadap infeksi. Penglihatan kabur pada penderita  bisa disebabkan karena :  Retinopati: ini adalah pendarahan yang terjadi akibat penyumbatan pada bagian pembuluh darah yang muncul pada bagian retina.  CMV Retinitis: ini adalah sebuah infeksi pada retina mata yang disebabkan oleh virus jenis cytomegalovirus. Gejala ditunjukkan dengan pembengkakan pada retina, pendarahan mata dan penglihatan kabur.  Retina lepas: virus cytomegalovirus juga bisa menyebabkan retina akan terlepas dari mata sehingga menyebabkan kerusakan mata permanen. Penempatan kembali retina bisa dilakukan dengan operasi.

Baca juga : TIDAK TERDUGA, INILAH CIRI2 TERKENA HIV SECARA UMUM

  1. Sakit Kepala

Sakit kepala yang sering terjadi pada penderita HIV AIDS terutama pada pria akan terjadi pada tahap awal. Kondisi ini akan menyebabkan tubuh sangat lemah. Sakit kepala bisa seperti perasaan berputar, sakit untuk melihat berbagai benda dan rasa tidak nyaman. Obat sakit kepala hanya bisa bekerja singkat sehingga gejala akan terus terjadi.

  1. Demam

Demam lebih dari 38 derajat Celcius bisa menjadi pertanda yang sangat serius akibat dari infeksi HIV AIDS. Demam akan terjadi secara tiba-tiba atau muncul bersamaan dengan gejala lain seperti terserang influenza.  Kondisi ini disebabkan karena tubuh menerima virus yang akan menyebar dalam tubuh dan menyebabkan infeksi. Sebenarnya tubuh berusaha melawah infeksi namun virus HIV terlalu kuat dalam tubuh. Demam akan lebih sering terjadi ketika sistem kekebalan tubuh terus menurun.

  1. Sesak Nafas

Penyebab dada sesak nafas yang disertai dengan batuk kering dalam waktu yang lama biasanya terjadi pada tahap akhir dari infeksi HIV. Sesak nafas dan batuk sudah tidak bisa diobati dengan berbagai jenis obat batuk biasa.  Hal ini bisa disebabkan karena tubuh sudah mengalami infeksi dari bakteri yang masuk ke dalam paru-paru. Gejala yang lebih buruk ditandai dengan nafas yang semakin sulit, batuk berdahak dan sakit pada dada ketika bernafas.

  1. Ruam Hitam pada Kulit Tubuh

Hampir semua kulit tubuh terutama pada bagian lengan, wajah, kaki dan perut bisa terjadi pada pria yang menderita HIV AIDS. Kondisi ini disebabkan karena kulit penderita HIV AIDS akan sangat lemah dan mudah terserang infeksi seperti jamur pada kulit. Ruam bisa berwarna hitam atau merah. Jika digaruk maka bisa menyebabkan luka dan infeksi.

  1. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Kelenjar getah bening bekerja untuk melawan semua infeksi yang terjadi dalam tubuh. Kelenjar ini bekerja dengan membantu tubuh memproduksi sel darah putih untuk melawan infeksi.  Ketika sel darah putih terus dihancurkan dan diserang oleh virus HIV maka, kelenjar getah bening bekerja dengan sangat keras. Akibatnya justru menyebabkan pembengkakan dan rasa sakit yang parah.

  1. Diare

Diare bisa muncul pada tahap awal setelah tubuh terkena infeksi HIV dan juga sepanjang pengembangan gejala dan tahap akhir AIDS. Diare menjadi tanda terjadinya infeksi akut yang menyebabkan tubuh sulit untuk menerika asupan makanan dan minuman.  Infeksi diare akan berkembang dalam waktu yang lebih lama hingga, beberapa minggu. Gejala diare ini biasanya disertai dengan gejala lain seperti mual, keringat pada malam hari, demam, nyeri otot dan sakit tenggorokan. Infeksi usus bisa terjadi karena beberapa penyebab seperti bakteri dan pertumbuhan bakteri berlebihan pada usus besar.

  1. Penurunan Berat Badan

Penurunan berat badan akan terus terjadi pada penderita HIV AIDS yang tidak mendapatkan perawatan secara berkala. Hal ini bisa juga disebabkan karena tubuh kehilangan kebutuhan nutrisi manusia dan nafsu makan yang buruk.  Penyebab penurunan berat badan adalah :

  • Virus menyerang tubuh dan kemudian membuat peningkatkan proses metabolisme yang sulit untuk dikendalikan.
  • Virus menyerang usus yang menyebabkan bagian usus tidak bisa menyerap sari makanan yang masuk ke tubuh.
  • Infeksi pada usus yang berat sehingga menyebabkan diare terus menerus.
  • Sulit untuk bisa makan seperti infeksi yang menyebabkan sakit tenggorokan dan penyebab sariawan mulut.
  • Penggunaan obat untuk mengatasi virus yang memiliki efek samping penurunan berat badan dan menekan nafsu makan.

PT. Autoimun Care Indonesia memberikan fasilitas konsultasi gratis untuk Anda yang memiliki keluhan penyakit dan masalah mengenai HIV.

Yuk cek kondisi kalian ke Konsultan Kesehatan kami! Anda juga bisa bertanya tentang Obat HIV AIDS

Gratis Konsultasi Seumur Hidup!
WA 0822 1122 6676
Klik tombol dibawah ini untuk memulai Chat!

Related Posts

Leave a comment