Ciri Penyakit Paru Paru Basah Pada Lansia!

Ciri-Penyakit-Paru-Paru-Basah-Pada-Lansia!

Penyakit paru-paru basah atau pneumonia adalah sebuah peradangan yang terjadi di dalam jaringan paru-paru baik itu di salah satu paru-paru atau keduanya dikarenakan adanya infeksi. Di dalam paru-paru terdapat gelembung-gelembung yang berisi udara namun karena adanya infeksi ini maka gelembung tersebut menjadi bengkak dan terisi cairan. Penyakit ini biasanya ditandai dengan gejala batuk, demam, serta sesak napas. Penyakit lain yang memiliki gejala dan pengobatan sejenis diantaranya adalah pneumonia bilateral, pneumonia lobular, dan bronkopneumonia. Berikut ciri penyakit paru paru basah :

Ciri Penyakit Paru Paru Basah  

Ciri-ciri paru paru basah yang dirasakan penderita satu dengan lainnya seringkali berbeda-beda. Gejala paru-paru basah tersebut bisa saja ringan ataupun berat, tergantung dari penyebab, usia, serta kondisi imun tubuh seseorang. Mungkin banyak di antara kita yang sudah tahu kalau paru-paru basah atau pneumonia merupakan peradangan yang terjadi pada salah satu bagian atau kedua paru-paru.

Menariknya, para ahli memperkirakan setidaknya terdapat lebih dari 30 organisme berbeda, termasuk bakteri, virus, dan jamur, yang menjadi penyebab paru-paru basah atau pneumonia ini. Ketika kuman yang dimaksud berhasil masuk ke dalam paru-paru, maka itu dapat melemahkan kekebalan tubuh dan menguasai jaringan sekitar paru-paru. Begitu terinfeksi, kantong udara di paru-paru akan meradang dan dipenuhi dengan cairan serta nanah. Oleh sebab itu, tak heran kalau penyakit ini disebut dengan istilah paru-paru basah. 

Biasanya setelah terinfeksi, penderitanya akan mengalami berbagai gejala paru-paru basah umum yang sepintas sangat mirip dengan demam atau flu biasa, seperti:  

– Mudah lelah.  

– Mual dan muntah.  

– Detak jantung tidak stabil/ lebih cepat dari biasanya.  

– Batuk kering ataupun berdahak.  

– Timbul bunyi mengia seperti orang asma.  

– Demam, menggigil, dan keluar keringat berlebih.  

– Gangguan pernafasan seperti nafas pendek usai melakukan aktivitas berat.  

– Rasa sakit di dada saat menarik nafas dalam atau batuk.  

– Tergantung kondisinya, beberapa penderita mungkin hanya mengalami beberapa gejala pneumonia seperti di atas.  

Penyebab Penyakit Paru Paru Basah  

Paru-paru basah umumnya disebabkan oleh infeksi dari bakteri namun juga ada beberapa kasus yang disebabkan karena adanya virus. Virus dan bakteri penyebab penyakit paru-paru juga bisa menular dan jenis virus atau bakterinya berbeda-beda tergantung dari jenis lokasi penularannya.  Namun infeksi ini juga bisa terjadi karena penularan yang diperoleh dari organ tubuh lainnya yang sudah masuk ke dalam paru-paru sehingga menimbulkan infeksi melalui aliran darah tapi virus dan bakteri yang masuk lebih sering berasal dari udara. 

Berikut ini akan dijelaskan lebih detil mengenai penyakit paru-paru basah berdasarkan penyebabnya:

Paru-paru Basah Aspirasi

Paru-paru basah atau pneumonia aspirasi terjadi disebabkan karena objek luar selain bakteri dan virus seperti asap yang mengandung bahan kimia, zat berbahaya, kacang, dan lainnya yang dapat menyebabkan iritasi serta infeksi paru-paru. 

Paru-Paru Basah Akibat Bakteri

Bakteri yang umum menyebabkan paru-paru basah pada orang dewasa adalah jenis bakteri Streptococcus pneumonia yang lebih dikenal dengan nama lainnya yaitu Pneumococcal pneumonia. Ada juga beberapa jenis bakteri lainnya yang dapat mengakibatkan paru-paru basah namun tidak sering dijumpai seperti Staphylococcus aureus, Mycoplasma pneumoniae (bakteri ini lebih sering menyerang anak-anak dan remaja), dan Haemophilus influenzae. 

Paru-paru Basah Akibat Virus

Virus penyebab paru-paru basah umumnya diakibatkan oleh jenis Respiratory Syncytial Virus (RSV) atau bisa juga disebabkan oleh virus penyebab influenza A atau B dan biasanya jenis virus ini lebih banyak menyerang anak-anak atau bayi. 

Pencegahan Penyakit Paru Paru Basah  

Penyakit paru-paru basah tentu saja bisa dicegah dengan menerapkan gaya hidup sehat dan bersih. Tindakan pencegahan ini juga bisa dilakukan dengan mudah dengan beberapa cara berikut ini:  

– Rutin mencuci tangan sebelum dan sesudah makan guna menghindari perpindahan kuman, virus, dan bakteri yang bisa menyebabkan paru-paru basah.  

– Tidak mengonsumsi alkohol. Orang yang mengkonsumsi minuman beralkohol memiliki kesempatan lima kali lebih besar mengalami paru-paru basah dan infeksinya apalagi jika kebiasaan minum ini sudah dilakukan dalam jangka panjang.  

– Olahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.  

– Makan makanan yang sehat dan kaya nutrisi dengan mengonsumsi buah serta sayuran hijau serta mengurangi konsumsi makanan berlemak.  

– Vaksinasi PVC dan influenza.  

– Jangan biasakan tidur dengan menggunakan kipas angin, karena kebiasaan ini memicu terjadinya infeksi pada gelembung paru-paru.  

– Menutup mulut dan hidung menggunakan lengan bagian dalam atau tisu untuk menampung kuman agar perpindahan kumannya akan relatif lebih sedikit.  

– Hindari merokok karena kebiasaan ini bisa menyebabkan bagian paru-paru menjadi lebih rentan jika terkena infeksi dari virus atau bakteri. Cara terbaik yang dilakukan adalah dengan berhenti merokok. Jika anda mengalami kesulitan untuk menghentikan kebiasaan merokok maka anda bisa bergabung dengan beberapa komunitas seperti Komunitas Anti Rokok Indonesia (KARI) serta Klub Jantung Remaja (KJR).  

 

PT. Autoimun Care Indonesia memberikan fasilitas konsultasi gratis untuk Anda yang memiliki keluhan penyakit dan masalah mengenai Penyakit Paru-Paru Basah.

Yuk cek kondisi kalian ke Konsultan Kesehatan kami!

Gratis Konsultasi Seumur Hidup!
WA 0822 1122 6676
Klik tombol dibawah ini untuk memulai Chat!

 

Related Posts

Leave a comment